Kamis, 25 Oktober 2012

Cinta

Diposting oleh Yohana Tiovella di Kamis, Oktober 25, 2012


              Hidup tanpa cinta mungkin takkan berwarna. Tapi tak mungkin karena tidak ada cinta harus mengakhiri hidup. Cinta tidak hanya untuk pasangan lawan jenis. Bisa saja cinta kepada keluarga, sahabat, alam, dll. 
             Tapi di usia remaja seperti kita, kata cinta mendominasi pada lawan jenis atau seorang pria/wanita yang kita suka atau sayangi. Dan tidak selamanya juga cinta itu indah. Cinta itu butuh pengorbanan hati dan emosi. 

            Tak selamanya juga cinta selalu saling memiliki. Cinta pada orang yang salah tentu sering terjadi. Perasaan terluka selalu pernah dialami pada tiap tiap insan yang pernah mengalami jatuh cinta. Cinta menambahkan semangat baru pada tiap seseorang saat berada disekeliling orang-orang yang dicintainya. Setiap hubungan atau jalinan cinta juga ada kalanya gagal. Meski dibangun bertahun-tahun dengan emosi dan ketidakcocok akan hancur semudah menyusun balok dengan satu jentikkan akan rubuh. 
           Untuk itu pahamilah kesalahan kita dimasa lalu agar tidak kembali terjadi dimasa yang akan datang. Cinta hanya perlu saling menerima kekurangan dan saling melengkapi. 
           Cinta bukan tuntutan hawa nafsu, melainkan cinta adalah perasaan berlebih dari yang lainnya. Putus cinta jangan diluapkan dengan kesedihan yang berlebihan karena orang mencintai kita tidak hanya dirinya seorang. 
           Putus cinta adalah cara tuhan agar kita mengetahui bahwa dia bukanlah yang terbaik untuk kita. Dan tuhan pasti akan mempertemukan sebuah cinta sejati kelak nanti. Well, Smile kalau belum memerlukan cinta terhadap pasangan nantinya. Kita masih punya cinta dari keluarga dan teman yang akan selalu menemani dan menjaga kita.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Yohana's Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea