Protista Mirip hewan
Protista yang mirip hewan
kebanyakan dari anggota protozoa.
protozoa’ berasal dari
bahasa yunani, yaitu protos yang berarti pertama dan zoon yang
berarti hewan, sehingga protozoa diartikan sebagai hewan pertama
Protozoa
Protozoa hidup diair
tawar (selokan,parit,sungai dan waduk), air laut, permukaan tanah yang lembab,
rendaman jerami, dan didalam tubuh mahluk hidup lain atau didalam jasad yang
mati.
Protozoa merupakan mahluk
hidup bersel satu yang bersifat mikroskopis.
Protozoa dapat membentuk
tubuhnya menjadi kista
Protozoa dapat berkembang
biak dengan cara aseksual dan seksual, secara aseksual dilakukan dengan
membelah diri dan secara seksual dengan konjugasi.
Konjugasi
pemindahan secara
langsung materi genetik (DNA) antara dua bakteri melalui jembatan sitoplasma
yang terbentuk dari pilus seks (pilus F)
Awalnya diteliti J. Lederberg dan Edward L. Tatum (1946)
Salah
satunya terjadi pada : Escherechia coli
Ciri – Ciri Protozoa
Bersel satu atau
uniseluler dan mempunyai organisasi sel yang sederhana.
Mampu bergerak aktif
dengan alat gerak berupa pseudopodium (kaki semu),silia (rambut getar),dan
flagella (bulu campuk) untuk bergerak atau melekat pada substrat atau organisme
lain.
Protozoa berukuran
mikroskopis yaitu ada yang berukuran 10μ dan ada yang mencapai 6 mm,meskipun
jarang.
Cara hidupnya ada yang
parasit, saprofit, dan ada yang hidup bebas.
Kebanyakan hidup soliter
atau berkoloni ditempat – tempat yang berair (akuatik)
Jika kondisi lingkungan
kurang menguntungkan, protozoa akan membungkus diri membentuk sista untuk
mempertahankan diri
Bentuk protozoa beraneka
ragam yaitu bulat, lonjong memanjang, dan ada yang berubah – ubah (amoeba)
Klasifikasi Protozoa
Rhizopoda
Alat geraknya berupa
aliran isi sel atau tonjolan sitoplasma yang disebut pseudopodia atau kaki
semu.
Ada dua tipe pseudopodium
yaitu tipe filepodia dan tipe lobodia.
Rhizopodia biasanya hidup
di air tawar, air laut, tempat – tempat berlumpur, dan ada yang hidup sebagai
parasit pada hewan dan manusia
Ukurannya berkisar antara
200-300 mikron.
Sistem pernafasan
rhizopodia terjadi secara difusi pada seluruh permukaan tubuhnya
Filum rhizopoda dibagi
menjadi tiga ordo, yaitu amoba, foraminifera, dan radiolaria
Dan dibedakan menjadi 3
ordo:
1. Ordo amoeba
Gerakan pada amoba
disebut gerakan ameboid
Jenis amoeba yang hidup
didalam tubuh manusia disebut Entamoeba.
struktur tubuh Membran sel berfungsi mengatur keluar masuknya zat dan untuk melindungi protoplasma
struktur tubuh Membran sel berfungsi mengatur keluar masuknya zat dan untuk melindungi protoplasma
Ektoplasma,merupakan
bagian terluar sitoplasma yang tampak jernih
Endoplasma merupakan
bagian tengah sitoplasma yang kelihatan lebih gelap.
Vakuola kontraktil merupakan vakuola yang berperan sebagai eskresi
Vakuola kontraktil merupakan vakuola yang berperan sebagai eskresi
Vakuola nonkontraktil
(vakuola makanan) merupakan vakuola yang berperan dalam proses pencernaan
makanan
Nukleus, merupakan bagian
tubuh yang memegang peranan dalam pertukaran zat sebelum masa reproduksi
Reproduksi amoeba Perkembangbiakan pada Amoeba terjadi secara aseksual yaitu dengan melakukan pembelahan biner.
Reproduksi amoeba Perkembangbiakan pada Amoeba terjadi secara aseksual yaitu dengan melakukan pembelahan biner.
2. Ordo
Foraminifera
Ciri khas foraminifera
memiliki rangka tubuh dari zat kapur (kalsium karbonat).
Contohnya Allogromia dan
Globigerina
3. Ordo
Radiolaria
Radiolaria memiliki
rangka terbuat dari bahan silikat dan bentuknya bermacam - macam.
Contohnya Litochampe,
Trochodiscus, dan podicyrtis.
Flagellata
Ciri utama anggota kelas
flagetta adalah memiliki alat gerak berupa flagela atau bulu cambuk. Selain
sebagai alat gerak, flagellata juga berfungsi menimbulkan arus air mengarahkan
makanan ke mulutnya dan sebagai alat peraba.
Dibedakan menjadi 2 :
zooflagella (tidak memiliki plastida) dan fitoflagella (mempunyai plastida
sehingga dapat berfotosintesis)
1. Fitoflagellata
Fitoflagellata merupakan
flagellata yang mempunyai klorofil sehingga dapat melakukan fotosintesis. Dan
mempunyai ciri – ciri sebagai berikut.
Besifat autotrof
Hidup diperairan bersih
dan kotor
Cara mencerna makanan
dengan holofitik,holozoik, atau saprofitik
2. Zooflagellata
Tidak berkloroful dan
menyerupai hewan dan memiliki ciri – ciri sebagai berikut
Hidup dilaut, air tawar,
dan kebanyakan hidup sebagai parasit
Bentuk tubuh mirip dengan
sel leher porifera
Reproduksi secara
aseksual dengan melakukan pembilahan biner.
Ciliata
Bergerak dengan silia
(rambut getar) yang menutup seluruh permukaan tubuhnya lebih pendek daripada
flagella
Makanan yang biasa
dimakan berupa bakteri, alga, atau protozoa kecil yang lain.
Sisa pencernaan diekresi
secara eksositosis, yang melibatkan pecahnya membran sel.
Selnya memiliki dua
nukleus, yaitu mikronukleus dan makronukleus
Merupakan hewan bersel
satu yaitu sel-selnya dilapisi pelikel sehingga bentuknya tetap
Hidup di air tawar, air
laut, dan ada yang hidup berkomensalisme didalam usus vetebrata sebagai parasit
Contoh ciliata yang
paling terkenal adalah Paramecium
Adapun contoh anggota
ciliata lain adalah Vorticella, didinium, stentor, balantidium coli, dan
stylonichia
Paramecium
Berkembang biak secara
aseksual dengan cara pembelahan biner dan secara seksual dengan konjugasi
Sporozoa
Mempunyai ciri – ciri
berikut
Tidak memiliki alat gerak
sehingga sulit untuk bergerak
Ekresi dan respirasi
terjadi secara difusi melalui seluuh permukaan tubuh
Makanan diperoleh dengan
menyerap makanan dari inangnya
Sebagian besar hidup
sebagai parasit pada hewan dan manusia
Reproduksi secara
aseksual dengan skizogoni dan sporogoni, sedangakan seksual melalui persatuan
gamet jantan dan betina
0 komentar:
Posting Komentar